Laman

Jumat, 29 Juli 2016

BAGIAN-BAGIAN DAN FUNGSI KEYBOARD


PENGENALAN BAGIAN SERTA FUNGSI TOMBOL PADA KEYBOARD

Cara kerja dari keyboard antara lain sebagai berikut:
1. Ketika tombol ditekan, tombol tersebut akan menekan sebuah karet yang ada    dibawah tombol tersebut.                                                                                                                  
2. Karet tersebut terhubung dengan sebuah chip yang mana akan mentransmisikan sinyal yang didapat ketika tombol ditekan.
3. Sinyal yang ditransmisikan berbentuk kode-kode biner.
4. Data yang berbentuk biner tersebut akan digenerate oleh chip komputer.                    
5. Setelah digenerate akan ditampilkan kembali menjadi tampilan asli berbentuk huruf pada layar monitor.
Fungsi tombol Keyboard
Keyboard mempunyai peranan yang begitu penting dalam satu unit komputer. Karena dengan adanya keyboard komputer dapat digunakan dengan baik. Seringkali dalam mengetik di komputer, tombol-tombol keyboard yang begitu banyak sangat mengganggu. Akan tetapi kalau kita sadari, setiap tombol yang ada mempunyai fungsi-fungsi yang nantinya akan mengaktifkan sesuatu atau menjalankan sebuah perintah.
Oleh karena itu, saya akan menjelaskan fungsi dari setiap tombol keyboard yang ada, diantaranya :
1.           Tombol ALT berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya seperti F4 misalnya yang berguna untuk ShutDown atau menutup Windows Program yang sedang aktif.
2.           Tombol CTRL akan berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya seperti tombol C atau disebut juga CTRL-C akan berguna untuk menyalin saatu objek yang ditunjuk ke dalam clipboard, yang nantinya dapat disalinkan pada area kerja yang ditentukan dengan menggunakan CTRL-V.
3.           Tombol F1 – F12 adalah tombol fungsi yang pemanfaatannya disesuaikan dengan sistem operasi atau aplikasi. Misal, F1 biasanya digunakan untuk menampilkan menu Help yang akan memberikan penjelasan mengenai aplikasi yang sedang berjalan
4.           Tombol ESC (Escape) adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihanCANCEL, yaitu untuk membatalkan satu tahap pekerjaan.
5.           Tombol Enter adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan tombol OK, yaitu untuk menyatakan bahwa operasi yang dilakukan betul dan selesai. Enter juga dapat berarti menyisipkan baris kosong atau baris baru pada proses pemasukan text.
6.           Pada Window dialog, menekan tombol TAB berarti pindah ke field atau daerah isian atau pilihan berikutnya. Pada saat proses pengetikan, TAB berarti lompat ke penghentian TAB (tab-stop) terdekat.
7.           Tombol Arah berfungsi menggerakan penunjuk karakter (kursor) sesuai arah anak panah bersangkutan.
8.           Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Backspace akan mengakibatkan karakter (huruf) disebelah kiri kursor terhapus.
9.           Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Delete akan mengakibatkan karakter(huruf) disebelah kanan atau ditempat dimana kursor berada akan terhapus.
10.       Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Home akan mengakibatkan kursor berpindah ke awal baris dimana kursor berada.
11.       Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol End akan mengakibatkan kursor berpindah ke akhir baris dimana kursor berada.
12.       Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Page Up akan mengakibatkan kursor berpindah ke atas sejauh satu layar dari kursor berada.
13.       Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Page Down akan mengakibatkan kursor berpindah ke bawah sejauh satu layar dari kursor berada.
Untuk lebih jelasnya tombol  keyboard dibagi atas beberapa fungsi, antara lain :
#   Fungtion Key
F1  =   Kebanyakan digunakan untuk tombol help                                                                        F2  =  Digunakan untuk rename, change volume kalo di Ms. Excel atau OO. Calc                     F3  =  Searching                                                                                                                                  F4  =  Biasanya kebanyakan ditambah dengan tombol Alt untuk bisa berfungsi dengan   baik dan berguna untuk menutup program F5=Refresh                                                                                                                                         F6=Addressing                                                                                                                                   F7 = Memeriksaan kesalahan ketik dan ejaan teks
F8 = Awal perintah penyorotan/pemilihan teks atau objek
F9 = Mengupdate Field (Mail Merge)
F10  =  Bila ditambah dengan tombol Shift, maka bisa berguna sebagai alternatif klik kanan.   F11 = Memasukkan field berikutnya (Mail Merge)
F12  = Untuk save as


Ø    Tombol Alternatif
Penekanan tombol yang tidak dikombinasikan dengan tombol lain hanya berfungsi untuk mengaktifkan atau memulai penggunaan menu bar.
Prt Scr SysRq = Print screen (men-shoot tiap tampilan yang ada di monitor).
Scroll Lock = Untuk mengunci fungsi glidder dari sebuah mouse scroll.
Pause Break = Untuk merubah kondisi komputer menjadi stand by.
Tab = Loncat beberapa karakter
Caps Lock = Merubah karakter menjadi huruf besar.
Shift = Merubah karakter dan mengaktifkan fung symbol pada kondisi tertentu.
Shift + F10 = Alternatif klik kanan.
Ctrl = tombol ini akan berguna bila sudah di tambahi dengan beberapa penekanan pada tombol lain seperti :
Ctrl + A     = Select All
Ctrl + B     = Bold
Ctrl + C     = Copy
Ctrl + D     = Font
Ctrl + E     = Center Alignment
Ctrl + F     = Find
Ctrl + G     = GoTo
Ctrl + H     = Replace
Ctrl + I      = Italic
Ctrl + J      = Justify Alignment
Ctrl + K     = Insert Hyperlink
Ctrl + L     = Left Alignment
Ctrl + M    = Hanging Indent
Ctrl + N     = New
Ctrl + O     = Open
Ctrl + P     = Print
Ctrl + Q     = Normal Style
Ctrl + R     = Right Alignment
Ctrl + S     = Save / Save As
Ctrl + T     = Left Indent
Ctrl + U     = Underline
Ctrl + V     = Paste
Ctrl + W    = Close
Ctrl + X     = Cut
Ctrl + Y     = Redo
Ctrl + Z     = Undo
Ctrl + 1      = Single Spacing
Ctrl + 2      = Double Spacing
Ctrl + 5      = 1,5 lines
Ctrl + Esc = Start Menu                                                                                                                  Ctrl + Alt + Del = Restart
Alt = juga akan berfungsi bila sudah dihubungkan dengan beberapa penekanan tombol pada keyboard seperti :
Alt + (tiap huruf pada sistem yang karakternya bergaris bawah)
 = menuju ke perintah yang diharapkan
Alt + F4 = menutup program
[lambang Windows] = Mengaktifkan start menu.
[lambang Windows] + M = Me-minimize semua program.
[lambang Windows] + Shift + M = Me-maximize semua program.
[lambang Windows] + E = Membuka Windows Explorer.
Num Lock = Meng-aktifkan fungsi tombol numerikal yang ada disebelah kanan pada key board.
Home = Mengembalikan posisi kursor pada awal kalimat
End = Menaruh kursor pada posisi di akhir kalimat
Page Up/Pg Up = Untuk menaikkan layar per paragraph
Page Down/Pg Dn = Untuk menurunkan layar per paragraph
Del = Menghapus per karakter dari depan
Insert/ins = Untuk me-replace per karakter.
Backspace = Mengahapus per karakter dari belakang.
Space = Lompat satu karakter.
Arrows Keys = Untuk tombol navigasi.
Ø    Tombol Navigasi
Esc = Membatalkan dialog
Enter = Melaksanakan pilihan atau mengakhiri suatu paragraf
Tab = Memindahkan teks sesuai dengan tanda tab yang ada pada ruler horizontal
Windows = Mengktifkan Menu Start
Shortcut = Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor
Delete = Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor
Backspace = Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor
Insert = Menyisip karakter di posisi kursor
Home = Memindahkan posisi kurosr ke awal baris
End = Memindahkan posisi kurosr ke akhir baris
Page Up = Menggulung layar ke atas
Page Down = Menggulung layar ke atas
Up = Memindahkan kursor 1 baris ke atas
Down = Memindahkan kursor 1 baris ke bawah
Left = Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri
Right = Memindahkan kursor 1 karakter ke kanan
Secara umum, struktur tombol pada keyboard terbagi atas 4, yaitu:
1. Tombol Ketik (typing keys)
Tombol ketik adalah salah satu bagian dari keyboard yang berisi huruf dan angka serta tanda baca. Secara umum, ada 2 jenis susunan huruf pada keyboard, yaitu tipe QWERTY dan DVORAK. Namun, yang terbanyak digunakan sampai saat ini adalah susunan QWERTY.
2. Numeric Keypad
Numeric keypad merupakan bagian khusus dari keyboard yang berisi angka dan sangat berfungsi untuk memasukkan data berupa angka dan operasi perhitungan. Struktur angkanya disusun menyerupai kalkulator dan alat hitung lainnya.
3. Tombol Fungsi (Function Keys)
Tahun 1986, IBM menambahkan beberapa tombol fungsi pada keyboard standard. Tombol ini dapat dipergunakan sebagai perintah khusus yang disertakan pada sistem operasi maupun aplikasi.
4. Tombol kontrol (Control keys)
Tombol ini menyediakan kontrol terhadap kursor dan layar. Tombol yang termasuk dalam kategori ini adalah 4 tombol bersimbol panah di antara tombol ketik dan numeric keypad, home, end, insert, delete, page up, page down, control (ctrl), alternate (alt) dan escape (esc)


Beberapa Komponen Dalam Power Supply



Transistor

Transistor adalah alat semi konduktor yang memiliki 3 kaki yaitu, basis (B), emitor (E) colector (C).
Transistor ada dua jenis yaitu NPN dan PNP.
Arus basis lebih kecil dibanding arus emitor maupun kolector.
Cara kerja transistor NPN dan PNP berbeda yaitu : arah panahnya dan polaritas.
Kaki emitor pasti terhubung dengan sumber negatif.
Kaki colektor pasti terhubung dengan sumber positif.
Setiap transistor mempunyai batas-batas antara colektor maupun emitor yaitu batasanya tidak boleh dilawan.
Pemberian tegangan pajar kepada transistor ( agar Transistor dapat bekerja )
Istimewa Transistor yaitu kita bisa mengontrol arus yang besar ( arus colektor ) bias menggunakan arus yang kecil (arus basis).
Kita tidak perlu memasang batrai disetiap transistor, oleh karena itu dipasanglah rangkaian pembagi tegangan,yaitu berupa resistor (R).
Hukum OHM : Kuat arus dalam sebuah resistor berbanding lurus dengan tegangan dan berbanding tebalik dengan hambatan.
Hukum Kirchoff : Arus yang menuju atau masuk dengan arus yang keluar pada satu titik cabang sama dengan nol.
Hukum Kirchoff tentang tegangan : Jumlah tegangan pada suatu rangkaian tertutup sama dengan nol.
Zener





Ø  Karakteristik Zener adalah menyalurkan arus listrik mengalir kearah yang berlawanan, jika tegangan yang diberikan melampaui batas “Tegangan Tembus” (Breakdown Voltage) atau “Tegangan Zener”.
Ø  Prinsip/Cara kerja Zener : Pada dasarnya diode zener sama seperti diode biasa, tetapi pada diode biasa breakdownnya terjadi pada saat tegangan mencapai ratusan volt sedangkan pada dioda zener breakdown dapat terjadi pada saat tegangan mencapai puluhan atau bahkan satuan, volt saja. Jika pada diode biasa bekerja pada bias maju sedangkan pada diode zener bekerja pada bias mundur.
Ø  Bias maju : Ketika anoda dihubungkan dengan positif dan katoda dihubungkan dengan Negatif sumber maka arus akan mengalir (lampu menyala).
Ø  Bias mundur : Ketika anoda dihubungkan dengan kutub negatif dan katoda dihubungkan dengan kutub positif.





Fungsi Dasar Komponen Yang Berada Dalam (Power Supply)
Resistor : Menghambat Arus.
Capasitor : Menyimpan Muatan Listrik.
Transformator : Menurunkan/Menaikkan tegangan listrik arus AC.
Dioda : Menyearahkan/Mengubah arus AC menjadi DC.
Integrated Circuit : Kumpulan komponen elektronika dengan ukuran kecil yang dirangkai dan dikemas untuk membentuk suatu fungsi tertentu.
Transistor : Sebagai penguat arus.
Saklar : Menyambung dan memutuskan rangkaian.
Fuse : Pengaman arus lebih.
Potensiometer : Melaksanakan pengaturan berdasarkan perubahan hambatanya.


KOMPONEN MONITOR DAN PRINSIP KERJANYA

A.     Bagian Luar Monitor
Bagian luar monitor terdiri dari 2 panel yaitu:

1. Panel depan yang meliputi:
a. Power switch berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan monitor
b. Led Indikator berfungsi untuk mengetahui kondisi hidup atau mati suatu komputer
c. Contrast berfungsi untuk mengatur ketajaman warna pada tampilan monitor
d. Brightnes berfungsi untuk mengatur kecerahan tampilan monitor
e. H-Phase berfungsi untuk mengatur posisi tengah arah horisontal
f. H-Sze berfungsi untuk mengatur lebar tampilan layar monitor
g. V-Size berfungsi untuk mengatur tinggi tampilan layar monitor
h. V-Shift berfungsi untuk mengatut posisi tengah arah vertikal pada monitor
i. Pin Cousion/Side Pin berfungsi untuk mengatur posisi bingkai (cekung/cembung) pada tampilan layar monitor

2. Panel belakang yang meliputi:
a. Saklar pemilih tegangan (110/220)
b. AC Inlet, konektor untuk power
c. Kabel sinyal data, CGA (9 pin), VGA (25 pin), fungsi masing-masing pin sebagai berikut:
PIN FUNGSI PIN FUNGSI
1 Red 9 No Conection
2 Green 10 Ground
3 Blue 11 Ground
4 No Conection 12 No Conection
5 Ground 13 Horisontal Sync
6 Red Rtn 14 Vertical Sync
7 Green Rtn 15 No Conection
8 Blue Rtn 

B.     Bagian Dalam Monitor
Bagian dalam monitor terdiri dari:

1. Tabung Gambar, terdiri dari:
a. Bagian luar tabung:
-Yoke Defleksi
-Cincin kemurnian warna dan cincin konvergensi
-Degausing coil (pelindung kemagnetan)
b. Bagian dalam:
-Katoda (RGB)
-Heater (filanen)
-Gride (G1=Brightness, G2=Screen)
Lapisan fosfor

2. Blok Horisontal, terdiri dari komponen:
-Fly Back
-TR Horisontal
-TR Driver Horisontal
-Osilator Horisontal
-Trimpot Horisontal (H-Hold, H-Size, H-Phase)
-Side-Pin

3. Blok Vertikal, terdiri dari komponen:
-IC Vertikal
-TR Driver Vertikal
-Osilator Vertikal
-Trimpot Vertikal (V-Size, V-Shift)

4. Blok Video, terdiri dari komponen:
-IC Video
-TR penguat warna
-Trimpot penguat warna
-Trimpot Sub Contrast
-Soket CRT

5. Blok SPA, terdiri dari komponen:
-Sekering/Fuse
-Dioda Brigde
-TR Switching
-IC Switching
-ELCO Filter
-Resistor Fuse
-Auto Trafo

PRINSIP KERJA MONITOR

CRT
Prinsip kerja monitor CRT (Cathode Ray Tube) adalah elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.

Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.

Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.

Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya kita dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atawa monitor.

LCD
Cara Kerjanya adalah sebagai berikkut. Pada sebuah panel LCD berwarna, setiap pixel terdiri atas tiga buah cell kristal cair. Setiap ketiga cell tersebut memiliki filter merah, hijau, atau biru (Red-Green-Blue/RGB). Sinar yang melewati cell yang terfilter tersebut akan menciptakan warna yang Anda lihat pada LCD. Kadang-kadang sistem yang mengirimkan arus listrik pada satu cell atau lebih tidak berjalan dengan baik. Kejadian tersebut menimbulkan adanya pixel yang gelap dan “rusak” yang sering disebut sebagai dead pixel.

Hampir semua LCD berwarna modern menggunakan sebuah transistor film yang tipis (Thin-Film Transistor/TFT), yang dikenal sebagai active matrix, untuk menghidupkan setiap cell. LCD TFT menciptakan citra yang lebih jelas, jernih dan terang. Teknologi LCD terdahulu sangat lambat, kurang efisien, dan kontrasnya sangat rendah. Teknologi matriks terdahulu, passive-matrix, mampu menampilkan teks yang jelas tetapi meninggalkan bayangan jika tampilan berubah dalam waktu cepat, sehingga tidak optimal untuk video.


PLASMA
Teknologi ini menggunakan gas neon/xenon yang diapit dua lapisan pelat kaca. Kejutan listrik dimasukkan ke lapisan gas, yang langsung memberi reaksi berupa penciptaan elemen gambar (disebut sebagai pixel). Proses penciptaan gambar dilakukan langsung, tanpa diurai memakai proses lain seperti CRT atau RPTV. Tentu ini membuat kualitas gambar juga jadi lebih bagus.

Komponen penghasil gambarnya adalah DLP. DLP inilah yang menangkap sinyal atau input berupa gambar/image dasar, berupa warna merah (red), abu-abu (grey) dan hitam (black). Warna RGB kemudian dipisahkan oleh roda warna, dan kemudian dipantulkan oleh gas phospor. Yang mempertemukan tiga warna (RGB) adalah mata kita. Pada plasma televisi, gas phospor akan mengeluarkan sinar ultraviolet bilamana dipanaskan oleh sinyal listrik. Sinar ultraviolet itulah yang kemudian menampilkan gambar di layar.

Touchscreen
Secara sederhana, cara kerja sebuah layar sentuh adalah menerjemahkan sentuhan yang diterima pada permukaan layar menjadi posisi koordinat pada layar, kemudian mengeksekusi perintah tertentu yang sesuai dengan gambar yang disentuh pada layar. Sebenarnya bukan gambar tersebut yang memicu eksekusi perintah, tetapi koordinat dari sentuhanlah yang memicu eksekusi perintah. Jadi kira-kira logikanya seperti ini : "Jika koordinat = (x,y) maka kerjakan perintah X".

OLED
LED iti sendiri menggunakan cahaya pancaran diode (Light Emitting Diode) sebagai sumber cahaya televisi. LED menggunakan diode untuk membuat banyak vibrant dan image yang berwarna-warni. Warna hitam akan menajdi benar-benar hitam, bukan hitam abu-abu, dan warna LED lebih realistic dibandingkan monitor LCD. Monitor LED memiliki kontras rasio 500,000:1, juga refresh rate yang tinggi.


CD ROM DRIVE DAN DVD ROM DRIVE


A.Pengertian Dan Fungsi CD-ROM DRIVE

Drive berarti penggerak atau bagian mekanikal suatu piranti . Cd drive berarti penggerak cd atau suatu drive yang digunakan untuk merekam atau memainkan cd. Cd rom drive adalah Alat pemutar CD ROM Atau Suatu drive untuk merekam atau memainkan Compact Disk.yang sering dijumpai adalahCD-ROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical)dan WORM (Write Once Read Many).

Fungsi CD-ROM drive adalah digunakan untuk membaca compact disk dalam bentuk audio atau CD-ROM. CD-ROM keluaran terbaru dapat membaca CD-R (CD yang dapat ditulis) dan juga CD-RW (CD yang dapat ditulis berulang-ulang). Kecepatan berputar dari CD-ROM biasanya tidak terlalu penting kecuali pada saat menginstall program, memainkan permainan (games) yang menggunakan CD-ROM drive, atau pada saat membuat CD dengan CD writer.CD ROM DRIVE hanya dapat digunakan untuk membaca sebuah cd saja.

B.Macam-macam CD-ROM DRVE
CD-ROM DRIVE dapat di bagi menjadi dua macam yaitu:

1. CD ROM DRIVE R ( read )
CD ROM DRIVE R adalah cd rom drive yang digunakan hanya untuk membaca saja fungsinya seperti cd rom pada vcd player atau pada cd player yaitu hanya dapat membaca apa yang ada di cd. Saat ini biasanya terdapat angka yang disertai dengan huruf “X” yang artimya kecepatan/kemampuan membaca dari cd rom drive.

2.CD ROM DRIVE RW
CD ROM DRIVE RW atau sering di sebut juga sebagai “ cd read writer driver” adalah perangkat yang digunakan untuk menulis serta membaca cd-r dan cd-rw. Dalam memilih cd rom drive yang perlu di perhatikan adalah mengenali kecepatannya

C.Komponen pada CD-ROM DRIVE
Komponen pada cd-rom drive adalah:
a.laser dioda
adalah emits rendah tingkat balok yang menuju pantulan cermin.

b.servo motor
diaktifkan oleh microprocessor ke trek pada disk.. Hal ini dilakukan dengan memindahkan gerakan ke cermin.

c.Beam splitter
bagian yang mengirim kembali sinar laser ke depan fokus lensa.

d.photodetector
bagian yang mengubah cahaya menjadi sinyal pulsa

e.Microprocessor
bagian yang membaca sandi sinyal pulsa dan mengirimkannya ke komputer melalui kabel data dan kontrol

D.Bagian-bagian CD-ROM DRIVE
bagian-bagian dari CD-ROM DRIVE adalah sebagai berikut:
1.controller
digunakan untuk proses data yang dipasang pada sebuah slot ekspansi

2.jumper
terdapat pada bagian belakang CD ROM DRIVE untuk pengaturan drive master\slave drive

3.sound card
seiring dengan perkembangan teknologi CD-ROM DRIVE dilengkapi dengan sound card yang digunakan untuk memutar musik.

4.ribbon cable
memungkinkan mengalirkan data yang diperlukan bolak-balik

DVD ROM DRIVE

A.Pengertian Dan Fungsi DVD ROM DRIVE
Drive berarti penggerak atau pemutar.DVD ROM DRIVE berarti penggerak atau pemutar pada sebuah DVD ROM.perangkat ini memiliki bentuk fisik yang sama persis seperti CD ROM DRIVE akan tetapi memiliki fungsi yang berbeda fungsi DVD ROM DDRIVE adalah untuk membaca data atau program pada DVD. sedangkan fungsi CD ROM DRIVE adalah sebagai media baca pada CD (COMPACT DISK)

B.Macam -Macam DVD ROM DRIVE
macam-macam dari dvd rom drive adalah:
1.DVD ROM DRIVE R
Adalah DVD ROM DRIVE yang digunakan hanya untuk membaca data atau program pada CD dan DVD.

2.DVD ROM COMBO DRIVE
Adalah DVD ROM DRIVE yang digunakan untuk membaca data pada cd dan dvd serta dapat memasukan atau menyimpan data pada cd akan tetapi tidak dapat menyimpan atau memasukan data pada dvd

3.DVD ROM RW DRIVE
Adalah DVD ROM DRIVE yang dapat digunakan untuk membaca data atau program pada cd dan dvd serta dapat menyimpan data atau memasukan data atau file kedalam cd dan dvd.


FUNGSI DAN NAMA NAMA KOMPONEN YANG ADA PADA HARDISK

Hard disk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.

Dalam sebongkah hard disk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.

Ruang kecil dalam hard disk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.

Hard disk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle. 

Pengertian, Cara Kerja, Komponen dan Fungsi Hard Disk - Feriantano.com


Komponen Hard Disk



1. Spindle 

Hard disk terdiri dari spindle yang menjadi pusat putaran dari keping-keping cakram magnetik penyimpan data. Spindle ini berputar dengan cepat, oleh karena itu harus menggunakan high quality bearing.

Dahulu hard disk menggunakan ball bearing namun kini hard disk sudah menggunakan fluid bearing. Dengan fluid bearing maka gaya friksi dan tingkat kebisingan dapat diminimalisir. Spindle ini yang menentukan putaran hard disk. Semakin cepat putaran rpm hard disk maka semakin cepat transfer datanya.

2. Cakram Magnetik (Magnetic Disk) 

Pada cakram magnetik inilah dilakukan penyimpanan data pada hard disk. Cakram magnetik berbentuk plat tipis dengan bentuk seperti CD-R. Dalam hard disk terdapat beberapa cakram magnetik. 

Hard disk yang pertama kali dibuat, terdiri dari 50 piringan cakram magnetik dengan ukuran 0.6 meter dan berputar dengan kecepatan 1.200 rpm. Saat ini kecepatan putaran hard disk sudah mencapai 10.000rpm dengan 
transfer data mencapai 3.0 Gbps.

3. Read-write Head 

Read-write Head adalah pengambil data dari cakram magnetik. Head ini melayang dengan jarak yang tipis dengan cakram magnetik. Dahulu head bersentuhan langsung dengan cakram magnetik sehingga mengakibatkan keausan pada permukaan karena gesekan. Kini antara head dan cakram magnetik sudah diberi jarak sehingga umur hard disk lebih lama.

Read-write head terbuat bahan yang terus mengalami perkembangan, mulai dari Ferrite head, MIG (Metal-In-Gap) head, TF (Thin Film) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, GMR (Giant Magnetoresistive) Heads dan sekarang yang digunakan adalah CMR (Colossal Magnetoresistive) Heads.

4. Enclosure 

Enclosure adalah lapisan luar pembungkus hard disk. Enclosure berfungsi melindungi semua bagian dalam hard disk agar tidak terkena debu, kelembaban dan hal lain yang dapat mengakibatkan kerusakan data.

Dalam enclosure terdapat breath filter yang membuat hard disk tidak kedap udara, hal ini bertujuan untuk membuang panas yang ada didalam hard disk karena proses putaran spindle dan pembacaan Read-write head.

5. Interfacing Module 

Interfacing modul berupa seperangkat rangkaian elektronik yang mengendalikan kerja bagian dalam hard disk, memproses data dari head dan menghasilkan data yang siap dibaca oleh proses selanjutnya. Interfacing modul yang dahulu banyak dipakai adalah sistem IDE (Integrated Drive Electronics) dengan sistem ATA yang mempunyai koneksi 40 pin. 

Teknologi terbaru dari interfacing module adalah teknologi Serial ATA (SATA). Dengan SATA maka satu hard disk ditangani oleh satu bus tersendiri didalam chipset, sehingga penanganannya menjadi lebih cepat dan efisien. hard disk SATA sekarang perlahan sudah menggantikan hard disk ATA yang makin lama mulai hilang dari pasaran.
KOMPONEN VGA


1. GPU (Graphic Processing Unit)
Graphics processing unit atau GPU (atau biasa juga disebut visual processing unit atau VPU) adalah sebuah prossesor khusus untuk untuk bagian grafis 3D dari microprocessor. Yang berfungsi untuk pengolahan data gambar yang akan ditampilkan di layer monitor. Alat ini digunakan di sistem benam, telepon genggam, komputer pribadis, workstation, dan konsol game. GPU Moderen sangat efisien dalam memanipulasi komputer grafis dan struktur paralel, membuatnya lebih efektif dari fungsi umum CPU yang di gunakan untuk bebagai perhitungan alogaritma. Pada komputer pribadi (PC), GPU biasanya terdapat di video card atau di motherboard. Lebih dari komputer desktop dan notebook mempunyai GPU yang terintegrasi.
Pada graphics card add-on, yang dimaksud dengan GPU nya adalah chip graphics-nya yang kita kenal dengan nama GeForce, Radeon, dan lainnya. Sedangkan pada solusi integrated graphics, GPU-nya biasanya tidak berupa chip mandiri, karena sudah diintegrasikan ke dalam chipset motherboard.
2. Video Memory
Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sebelum dan sesudah pemrosesan data pada GPU. Saat ini, umumnya berkapasitas antara 256MB sampai 2048MB.

3. RAMDAC (Random Access Memory Digital – Analog Converter)
Berfungsi mengubah gambar digital menjadi sinyal analog agar bisa digunakan oleh monitor.

4. Bus Interface
Berfungsi menghubungkan motherboard dengan kartu grafis. Pada umumnya, bus interface ini tipe AGP dan PCI-Express.

5. Display Interface
Berfungsi menghubungkan kartu grafis dengan monitor. Umumnya terdapat 3 port display, antara lain DVI, VGA, TV-Out
6. Heatsink dan Fan
Berfungsi sebagai pendingin kartu grafis
Core Clock Speed= kecepatan processor VGA, cycles dalam second
Memory Core Speed= RAM VGA transfer data ke/dari Processor VGA

 Terdapat 2 Macam Vga

1.    1.      VGA On-Board
VGA yang sudah terintegrasi pada MotherBoard. VGA On Board menggunakan RAM sebagai Memory VGA alias Share Memory.
1.    2.      VGA Add-On
VGA yang terpisah dengan motherboard yang memiliki interface semacam PCI atau AGP. Pada VGA Add On sudah memiliki GPU dan Memori sendiri.